G. Hasil Lomba

—————————

 

 ————————————

Catatan Juri
Seleksi Daerah Tangkai Lomba Monolog
Peksimida Jawa Tengah
Universitas Negeri Semarang, 2 – 3 Juni 2012

Catatan secara khusus

No. Undi 01

  1. Tampilannya belum bermain peran, sekedar menyampaikan cerita atau membaca teks
  2. Unsur – unsur ekspresi (mimik dan vokal) masih sangat lemah
  3. Karakter peran tidak muncul dan kurang komunikatif
  4. Ilustrasi musik sekedar kompilasi, dan justru menutup vokal pemain
  5. Kostum yang dikenakan kurang menunjukkan karakter
  6. Lighting kurang rapi
  7. Set dekorasi kurang fungsional dan kurang mewakili latar belakang

No. Undi 02

  1. Introduksi bagus
  2. Permainan emosi datar dan cenderung presentatif
  3. Dialog puitis dan cenderung tempo cepat
  4. Artistik kurang maksimal
  5. Kostum kurang mencerminkan latar belakang tokoh, akan lebih bagus seandainya ditambah bercak darah pada baju sebagai simbol penyiksaan
  6. Tata rias kurang tergarap

No. Undi 03

  1. Permainan karakter dan keseluruhan tampilan cenderung menurun
  2. Tampak kehilangan konsentrasi
  3. Kurang pandai memainkan jeda
  4. Gestur tubuh lumayan lentur
  5. Penggunaan kostum yang kurang tepat (kenapa harus PSH slewah)
  6. ilustrasi musik terlalu lemah dan kurang memperkuat pemeranan
  7. Set dekorasi  terlampau sederhana dan tidak menunjukkan latar cerita

No. Undi 04

  1. Berani dalam memilih peran
  2. Namun pemilihan peran yang kurang eksplorasi
  3. Pintar dan responsif terhadap lighting
  4. Kedodoran dalam menampilkan berbagai karakter yang ada (termasuk ketika harus menjadi narator / pencerita)
  5. Set dekorasi sederhana tetapi ada untur set (rantai) yang kurang fungsional

No. Undi 05

  1. Peran terkesan sekedar bermain – main.
  2. Akting standar, dan gagal menyusun pengadeganan (Prodo sebagai Napi dan Prodo sebagai si tokoh pencerita)
  3. Penggunaan pendukung pentas (LCD Proyektor) kurang maksimal bahkan kurang sinkron dengan penataan lampu
  4. Tokoh sipir seharusnya bisa dimainkan sang aktor, tidak perlu dibantu pemain lain
  5. Set dekorasi terlalu memenuhi panggung dan terkesan kotor sehingga mengurangi efektifitas ruang permainan.

No. Undi 06

  1. Karakter tokoh kurang muncul dan kurang konsisten
  2. Pemilihan pola garap (magician) lumayan menarik
  3. Aktor mampu mengeksplorasi property
  4. Konsep penyutradaan tampak jelas, dan memiliki interpretasi yang beda
  5. Illustrasi musik cukup mendukung
  6. Set dekorasi bisa memberi ruang bagi pengembangan peran.

No. Undian 07

  1. Pengembangan akting dan logika psikologis tokoh kurang tercapai
  2. Vokal pemain kurang konsisten, artikulasi kurang jelas, tidak mampu memainkan intonasi
  3. Set dekorasi terlalu natural dan cenderung lemah
  4. Lighting terlalu boros dan kurang fokus pada area permainan.
  5. Kurangnya respon dan eksplorasi terhadap set dekorasi juga property

No. Undi 08

  1. Lemah dalam pembagian karakter tokoh (eksplorasi latar belakang tokoh : fisik dan psikologis)
  2. Pengembangan akting cenderung teknis
  3. Kurang pintar mengolah intonasi
  4. Tanpa tangga dramatik
  5. Plot lighting kurang cermat
  6. Set dekorasi sangat mengganggu pandangan penonton dari sisi kanan dan kiri dan tidak efektif dan tidak efisien
  7. Kurang cermat dalam menginterpretasikan naskah

No. Undi 09

  1. Kurang ekplorasi karakter tokoh
  2. Vokal cenderung berteriak
  3. Pengembangan akting dan bloking sangat terbatas
  4. Kurang responsif terhadap ilustrasi musik
  5. Tata rambut/poni (disengaja/tidak) sangat mengganggu ekspresi pemain terutama mata
  6. Illustrasi musik sangat stereotipe, penuh dan menenggelamkan vokal pemain
  7. Penggunaan siluette kurang mendukung dramatik cerita / permainan
  8. Sound noise, sangat mengganggu

No. Undi 10

  1. Tafsir / interpretasi terhadap karakter tokoh kurang tepat.
  2. Kurang memperhatikan lafal kata / kalimat
  3. Irama emosi kurang kuat
  4. Kurang eksplorasi terhadap set dan hand property
  5. Set dekorasi terlalu minimal, lighting kurang fokus pada area pentas
  6. Kostum kurang mendukung karakter
  7. Bloking monoton

No. Undi 11

  1. Pemain kurang memiliki power
  2. Permainan terlalu natural
  3. Tidak menyatu dengan set dan property (tidak PD duduk di kursi goyang)
  4. Perlakuan terhadap property tdk tuntas / kurang maksimal (pada property mainan anak2)
  5. Ligthing plot kurang maksimal
  6. Ilustrasi musik tidak berimbang dengan vokal pemain

No. Undi 12

  1. Eksplorasi gerak lumayan bagus, lebih bagus lagi kalau disesuaikan dengan karakter tokoh.
  2. Permainan karakter tokoh sudah penuh penjiwaan, hanya pada bagian tertentu kurang bisa memilah.
  3. Tangga dramatik kurang tercapai
  4. Artistik sederhana namun efektif dan efisien
  5. Ada beberapa gerakan akrobatik tidak bermotivasi

No. Undi 13

  1. Pemilahan karakter tokoh kurang kuat
  2. Respon terhadap ligthing kurang maksimal
  3. Eksplorasi property cukup kreatif
  4. Illustrasi musik ada beberapa bagian yang justru menenggelamkan vokal pemain
  5. Menjelang klimaks kurang bisa menjaga ritme permainan
  6. Penyutradaraan cukup terkonsep
  7. Pengulangan gestur
  8. Property perlu dibuat agak lebar agar bisa dieksplor lebih lagi

No. Undi 14

  1. Pemilahan karakter gagal
  2. Vokal tidak memiliki power
  3. Ada kevakuman dalam adegan
  4. Property, kostum, dll dipersiapkan secara serampangan

No. Undi 15

  1. Interpretasi dan pemilihan karakter tokoh (gareng, orang cina, dll) kurang konsisten
  2. Kurang mampu bermain imajinasi
  3. Tidak bisa memeneg permainan
  4. Penggunaan layar menenggelamkan pemain / keaktorannya
  5. Tidak memanfaatkan set (level) yang ada secara maksimal
  6. Illustrasi musik terlalu keras, hingga vokal pemain tidak terdengar

No. Undi 16

  1. Ekspresi dari karakter yang ditampilkan tidak maximal
  2. Vokal pas – pasan dan cenderung tanpa power
  3. Gestur tdk berenergi
  4. Permainan datar hingga tangga dramatik tdk tercapai
  5. Moving, bloking terjebak pada teknis
  6. Gagal menciptakan irama permainan
  7. Lighting lumayan hanya beberapa adegan yang tampak kedodoran
  8. Set dekorasi tidak efektif dan tidak bermanfaat sepanjang pertunjukan

No. Undi 17

  1. Totalitas akting yang luar biasa, walau di awal adegan masih kurang detail (saat mencuci baju)
  2. Eksplorasi terhadap property cukup menghidupkan permainan
  3. Melakukan terobosan dalam Interpretasi naskah, tampak pada pemilihan latar belakang tokoh, dan latar cerita. Akan lebih bagus jika ditampilkan realita TOBONG yang merupakan latar belakang tokoh si anak pagung
  4. Stamina lumayan bagus meski di bagian klimak tampak kedodoran dalam vokal
  5. Illustrasi sedikit namun efektif
  6. Mampu memilah karakter peran yang ditampilkan
  7. Set dekorasi jemuran kurang dieksplorasi secara maksimal (tidak berimbang dengan set sumur dan sekitarnya)

No. Undi 18

  1. Tidak ada eksplorasi terhadap naskah (masih mentah)
  2. Ekspresi setiap karakter tokoh tidak tampak
  3. Hanya sekedar bercerita, permainan datar
  4. Cenderung tampil di panggung depan, bloking monoton
  5. Set dekorasi terlalu minim dan tidak menunjukkan latar belakang

No. Undi 19

  1. Tidak ada kejelasan interpretasi
  2. Mengabaikan teknik muncul
  3. Gestur sangat repetitif / monoton tdk efektif
  4. Terlalu letoy
  5. Terlalu banyak bantuan peran, seharusnya pemain bisa mandiri / memainkan tokoh bantuan tsb
  6. Vokal lemah, sekedar membaca teks
  7. Tidak sadar ligthing
  8. Ligthing kurang mendukung suasana
  9. Set dekorasi kurang artistik

No. Undi 20

  1. Eksplorasi tubuh kurang greget, gerakan cenderung ampang
  2. Eksplorasi terhadap set property tidak dilakukan
  3. Interpretasi karakter peran kurang tepat sehingga proporsi akting menjadi berlebihan
  4. Pergantian karakter peran monoton tdk menggambarkan sebuah monolog yang utuh
  5. Konsep skenery kurang berfungsi maksimal (cenderung hanya sebagai dekorasi/hiasan)
  6. Ligthing kurang efektif
  7. Tidak memperhatikan artikulasi

No. Undi 21

  1. Penghayatan lumayan bagus, tapi kurang bisa menciptakan “ruang” ketika berbicara dengan mudasir
  2. Kurang efektif dalam koordinasi unsur pemanggungan
  3. Tarian melayu tidak relevan dalam pencapaian dramatik
  4. Eksplorasi tidur di tikar lumayan bagus
  5. Kostum dan rias sudah tepat dalam menginterpretasikan walau kurang padu
  6. Ligthing kurang mendukung, tidak membuat gambaran wajar dari sebuah pencahayaan
  7. Suasana yang terbangun justru dirusak oleh kehadiran tukang foto, yang keberadaannya tidak ada motivasi
  8. Ending terbebani oleh “pesan”

No. Undi 22

  1. Intonasi seperti berdeklamasi, sehingga sulit untuk membangun karakter
  2. Tidak pintar membuat ruang
  3. Melupakan jendela yang berjeruji besi, yang sebenarnya merupakan satu2nya sumber cahaya dan sumber udara ruangan tsb.
  4. Ilustrasi musik sangat bagus
  5. Kostum kurang proporsional, tdk menunjukkan karakter
  6. Set dekorasi dengan kostum dan rias kurang organis

No. Undi 23

  1. Teknik muncul lumayan menarik
  2. Mampu berekspresi dengan perannya namun kurang mengalir, sehingga tampak meletup-letup
  3. Karakter bagus, kurang didukung kemampuan vokal yang tdk stabil
  4. Pemilihan property perlu dipertanyakan, namun eksplorasi oleh pemain trhdap benda2 itu cukup baik
  5. Ragu – ragu dalam totalitas akting
  6. Illustrasi musik cukup mendukung, namun kurang sampai pada penonton
  7. Kurang pintar merespon cahaya lampu
  8. Tertawa tanpa motivasi yang jelas

No. Undi 24

  1. Tidak bisa memilah karakter peran dalam naskah
  2. Tidak menguasai naskah
  3. Ekspresi dan penghayatan tdk muncul
  4. Gagal menciptakan irama dan tempo permainan
  5. Kapasitas Vokal menurun
  6. Set dekorasi minim dan kurang fungsional

Catatan secara umum

A. Keaktoran

  1. Pemeran di atas panggung merupakan narator, tokoh dan atau keduanya. Pemilahan karakter yang kurang jelas akan berakibat pemeran hanya sebagai narator. Maka monolog itu bisa dikatakan gagal. Sebagian peserta mengalami itu!
  2. Betapapun, seorang pemeran ada di atas panggung dituntut melakukan kegiatan audio maupun visual. Secara audio, dia membutuhkan berbagai kemampuan teknis, seperti teknik napas sebagai penghasil bunyi, artikulasi, kakayaan intonasi dan ekspresi suara. Secara visual, dia membutuhkan kesiapanm fisik, kelenturan tubuh, penguasaan seluruh bagian tubuh sebagai alat ekspresi. Sebagian besar peserta belum mengeksplorasi vokalnya secara lebih maksimal. Hanya sedikit peserta yang mempunyai penguasaan yang baik dalam hal vokal.Sedangkan dalam hal visual, para peserta cebderung ‘gagap’ memperlakukan tubuhnya untuk bermain.
  3. Mayoritas tidak memiliki “inner action
  4. Kurang memperhatikan mata yang merupakan jendela hati bagi pemain
  5. Pemeran tidak me”ruang”

B. Penyutradaraan

  1. Mayoritas kurang mampu mengeksplorasi naskah, tidak berani membuat terobosan
  2. Pengkoordinasian seluruh unsur pementasan kurang efektif
  3. Mayoritas sutradara tidak membuat konsep bloking dan moving yang cermat dan elegan

C. Artistik

  1. Mayoritas kurang cermat dalam penuangan naskah ke dalam konsep artistik
  2. Minim kreatifitas, dan cenderung serampangan
  3. Kurang detail
  4. Konsep artistik justru mengganggu pemeranan

@panitiapeksimidamonolog2012unnes_sws

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s